Hadapi Fenomena El Nino, Bupati Bandung Dorong Perumda Tirta Raharja Lakukan Pengaturan Distribusi Air Berbasis Zonasi

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Dalam menghadapi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino, Bupati Bandung Dadang Supriatna, meminta Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung memperkuat langkah mitigasi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Raharja di Jl. Kol. Masturi Km. 3 Cipageran, Kota Cimahi, Selasa (7/4/2026). Dalam kunjungan ini Bupati Bandung didampingi Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana dan sejumlah pejabat terkait.

“Ketersediaan air bersih harus menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat,” tegas Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Dalam menghadapi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino, Kang DS mendorong Perumda Tirta Raharja untuk menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) darurat, kesiapan sumber daya manusia selama 24 jam, serta pengaturan distribusi air berbasis zonasi agar pelayanan tetap berjalan tanpa gangguan.

Pada kesempatan itu, Kang DS juga mengapresiasi kinerja Perumda Tirta Raharja yang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil audit keuangan tahun 2025. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran manajemen serta dewan pengawas.

“Mempertahankan predikat WTP bukan hal mudah. Dibutuhkan komitmen, kerja keras, dan kekompakan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, H. Tedy Setiabudi, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, jumlah Sambungan Langganan (SL) telah mencapai 121.000. Capaian tersebut merepresentasikan cakupan layanan sebesar 12,5 persen dari kebutuhan air minum aman bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Tedy mengungkapkan, pihaknya menargetkan peningkatan layanan secara bertahap pada tahun 2026, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses air minum layak.

“Di tahun 2026, kami akan berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat Kabupaten Bandung yang belum mendapatkan air minum aman dapat segera terlayani oleh Perumda Tirta Raharja,” ujarnya.

Lily Setiadarma

Leave a Reply