Kawah Putih Manjakan Pengunjung dengan Fasilitas Baru

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Objek wisata Kawah Putih, salah satu destinasi wisata populer di Kabupaten Bandung, siap menyambut pengunjung dengan fasilitas baru di tahun 2026. Penambahan fasilitas baru ini diharapkan dapat semakin memanjakan pengunjung, sehingga mereka akan kembali berwisata di Kawah Putih.

Site Manager Kawah Putih, Budi Kamal, mengatakan bahwa tahun ini akan dilaksanakan perbaikan sarana prasarana, termasuk pengaspalan jalur jalan dari parkiran ke objek wisata Kawah Putih.

Sedangkan beberapa fasilitas baru yang telah selesai dikerjakan antara lain Jembatan Apung, deks Sunan Ibu, dan shelter di plaza. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati view ciptaan Allah yaitu danau kawah yang menjadi ikon Kawah Putih.

Tempat itu akan lebih menarik dan indah jika dilihat di atas puncak Sunan Ibu yang berada di ketinggian 2.343 mdpl. Apalagi dari puncak Sunan Ibu, pengunjung bisa melihat sunrise sambil menikmati kecantikan Kawah Putih.

Sunan Ibu memang jadi rekomendasi yang cocok dikunjungi bagi pendaki pemula yang ingin mencoba hiking dengan trek pendakian yang cukup mudah. Dari pintu masuk Sunan Ibu menuju puncak, pengunjung harus menaiki anak tangga sekitar 15 -20 menit.

Meskipun sedikit lelah, tetapi bila sudah sampai di puncak, terbayarkan dengan pemandangan Kawah Putih yang menakjubkan.

Site manager Kawah Putih, Budi Kamal (mengenakan rompi) saat berdialog terkait keamanan di jalur wisata dengan Bhabinsa dan petugas lainnya, di Kantor Pelayanan Wisata Kawah Putih. Foto Lily Setiadarma

Budi Kamal menyebutkan, harga tiket masuk Kawah Putih sebesar Rp31.000/orang, sedangkan kendaraan pribadi dikenakan biaya Rp179.000. Pengunjung yang menggunakan bus atau kendaraan roda dua dapat menggunakan shuttle angkutan ontang-anting dengan tiket masuk Rp31.000/orang dan angkutan Rp32.000/orang.

“Kami menghimbau para pengunjung agar berhati-hati dan memperhatikan keselamatan selama berkunjung, terutama saat cuaca ekstrim dingin. Jangan lupa untuk menggunakan jaket tebal, masker, dan tidak mengosongkan perut,” ujar Budi Kamal kepada wartaparahyangan.com di Rancabali, Sabtu (31/1/2026)

Beberapa pengunjung asing, seperti Marcus dari Belanda, Esya dari Belanda, dan Christina dari Zimbabwe, sangat puas dengan keindahan Kawah Putih. Mereka menilai pemandangan di Kawah Putih sangat bagus. Mereka juga sangat suka dengan makanan khas yang dijajakan di sekitar tempat wisata Kawah Putih.

Lily Setiadarma

Leave a Reply