WartaParahyangan.com
CIANJUR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, mengikuti kegiatan retret nasional yang digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, mulai Rabu (15/4/2026) hingga Sabtu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 557 pimpinan DPRD dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.
Retret yang merupakan kolaborasi antara Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia ini dirancang sebagai forum pembelajaran intensif selama lima hari empat malam.
Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan legislatif daerah dalam mendukung pembangunan nasional dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga strategi pembangunan daerah yang adaptif terhadap tantangan global dan dinamika lokal.
Retret ini juga menjadi ruang konsolidasi gagasan antar pimpinan DPRD dalam merumuskan langkah-langkah konkret pembangunan berbasis kebutuhan daerah.
Metty Triantika menyatakan, keikutsertaannya dalam retret ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Cianjur.
“Melalui retret ini, kami mendapatkan perspektif baru dan penguatan kapasitas yang sangat penting. Hasil pembelajaran ini akan kami bawa dan implementasikan dalam upaya mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Cianjur,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan, termasuk dalam aspek ekonomi, sosial, dan ketahanan daerah.
Kegiatan retret ini diharapkan dapat memperkuat peran strategis DPRD sebagai mitra pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Sementara itu, saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI, Tb. Ace Hasan Syadzily, mengatakan, Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akademi Militer (Akmil) Magelang ini merupakan proses internalisasi empat konsensus kebangsaan. Termasuk di dalamnya membahas tentang tantangan-tantangan geopolitik global yang dihadapi.
“Tujuannya adalah pertama tentu kita ingin mencetak para negarawan-negarawan. Para pimpinan DPRD ini adalah pimpinan daerah yang memiliki tugas penting juga sebagai bagian dari sistem pemerintahan nasional yang harus memiliki karakter kepimpinan yang negarawan, holistik, berintegritas untuk bagaimana mengawal dan menjalankan program nasional kita yaitu Asta Cita,” paparnya.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu, para peserta akan mendapatkan materi berbagai program-program strategis pemerintah pusat, yang akan disampaikan oleh para anggota kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kita harapkan ini merupakan awal dari proses pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang diberikan kepada para ketua DPRD seluruh Indonesia, sehingga mereka dapat terbentuk karakter negarawan dan mengedepankan kepentingan negara,” katanya.
Ace juga menjelaskan bahwa salah satu di antara kemajuan bangsa itu syaratnya adalah kekompakan, persatuan dan ada dalam satu barisan bersama untuk memastikan Indonesia menjadi negara maju.
Asep R. Rasyid

















