Pemkab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah, Camat Rancabali Harapkan Kebutuhan Bahan Pokok Masyarakat Dapat Terpenuhi

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Voli Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Senin (23/2/2026). Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat, pemkab menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan menekan lonjakan harga selama Ramadan dan jelang Idul Fitri 1447 H.

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan. Meski hujan turun cukup deras, warga tetap datang dan mengantre untuk mendapatkan beras, minyak goreng, telur, gula, terigu, hingga sayuran dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, panitia juga menyiapkan komoditas strategis lain yang selama ini mengalami fluktuasi harga di pasaran.

Camat Rancabali, H. Mamet Slamet, S.IP., M.Si., membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bandung dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Kegiatan pangan murah ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam rangka membantu masyarakat. Saat ini kebutuhan pokok meningkat, apalagi di bulan suci Ramadan. Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi meskipun hujan turun sejak tadi,” ujar Mamet kepada wartaparahyangan.com di sela kegiatan.

Ia menambahkan, jarak sebagian warga Rancabali ke pasar relatif jauh. Karena itu, gerakan pangan murah ini mempermudah akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih stabil. Selain itu, program ini juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

“Sebagai contoh, harga minyak goreng di supermarket bisa mencapai Rp43.000. Namun di sini masyarakat bisa membeli dengan harga Rp37.000. Selisih ini tentu sangat membantu. Kami berharap kegiatan ini bisa digelar secara rutin dan menjangkau seluruh wilayah, khususnya di Rancabali,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, A. Irman Firmansyah, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan sekitar 10 hingga 12 komoditas pangan pokok dan strategis.

“Hari ini kami hadir di Desa Sukaresmi untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah. Komoditas yang kami sediakan antara lain beras premium, beras SPHP, minyak premium, Minyakita, telur, terigu, gula, dan berbagai jenis sayuran. Kami ingin mendekatkan kebutuhan pangan kepada masyarakat,” jelas Irman.

Ia menyampaikan bahwa program ini tidak hanya fokus pada harga murah, tetapi juga menjaga kualitas dan keamanan pangan. Karena itu, dinas memastikan seluruh produk yang dijual memenuhi standar kelayakan konsumsi.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari unsur legislatif. Koordinator Pelaksana Perwakilan Anggota Dewan, Azis Ahmad Zaenudin, menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bandung memperkuat pelaksanaan program tersebut.

Menurut Azis, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Daerah Pemilihan 1, Hadiat, turut mendukung kegiatan dengan membagikan seribu kupon kepada masyarakat di Kecamatan Rancabali. Kupon tersebut membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga subsidi.

“Program ini merupakan inisiatif Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna. Hari ini kami menyebarkan seribu kupon agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya selama Ramadan dan Idul Fitri. Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan demi kesejahteraan warga,” ujar Azis.

Salah seorang warga Kampung Rancabogo, Desa Sukaresmi, Ny. Lilis, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia membeli minyak goreng dan gula pasir dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Saya datang untuk membeli minyak dan gula. Alhamdulillah harganya lebih murah, jadi sangat membantu. Terima kasih kepada pemerintah daerah dengan adanya pasar murah ini,” kata Lilis.

Lily Setiadarma