WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Silaturahmi Forkopimda Kota Sukabumi dan Forkopimda Kabupaten Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (7/1/2026), yang dirangkai dengan Pisah Sambut Kapolres Sukabumi Kota.
Hadir dalam acara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Kapolres Sukabumi Kota yang baru AKBP Ardian Satrio Utomo S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Sukabumi Kota yang AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., serta jajaran Forkopimda lainnya dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Kapolres Sukabumi Kota yang lama, AKBP Rita Suwadi, menyampaikan bahwa kolaborasi dan kerja sama seluruh unsur merupakan kunci utama dalam menjaga dan memelihara kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Rita, wilayah hukum Polres Sukabumi Kota memiliki keunikan tersendiri, di mana tujuh kecamatan berada dalam wilayah administrasi Kota Sukabumi dan delapan kecamatan berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Sukabumi. Namun perbedaan administratif tersebut tidak pernah menjadi hambatan.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan sinergi semua pihak, setiap dinamika dapat kita hadapi dengan baik sehingga situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali,” katanya.
“Kepada Kapolres Sukabumi Kota yang baru, yang secara pribadi saya anggap sebagai adik dan junior yang saya banggakan, saya menitipkan amanah besar ini. Saya mengenal beliau dengan baik, termasuk karakter dan integritasnya. Insyaallah, dengan dasar kepribadian yang baik dan profesionalisme yang dimiliki, beliau akan mampu melaksanakan tugas dengan optimal,” sambung Rita.
Kapolres Sukabumi Kota yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyampaikan bahwa sebagai pendatang baru, tentu masih banyak hal yang perlu dipelajari. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati pihaknya memohon bimbingan, arahan, dan petunjuk dari para senior, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen di Kota Sukabumi.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat Kapolres Sukabumi Kota sebelumnya, atas dedikasi, pengabdian, serta berbagai capaian positif yang telah ditorehkan. Besar harapan kami, apa yang telah dibangun dan diciptakan sebelumnya dapat dilanjutkan, ditingkatkan, dan diwujudkan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” tutur AKBP Ardian Satrio Utomo.
Ia mengakui bahwa kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat adalah komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga. “Prinsip inilah yang akan kami pegang dan kami kedepankan dalam menjalankan tugas di Kota Sukabumi,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Andreas, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Sukabumi Kota yang lama, atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang luar biasa selama bertugas.
“Alhamdulillah, berkat kepemimpinan dan kerja sama yang baik bersama seluruh jajaran, situasi Kota dan Kabupaten Sukabumi senantiasa aman, damai, dan kondusif, meskipun kita menghadapi berbagai dinamika dan peristiwa yang bahkan sempat menjadi perhatian nasional,” kata Wabup Sukabumi.
Andreas juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Sukabumi Kota yang baru, dan selamat bergabung di Kota Sukabumi, kota yang kecil secara wilayah namun besar dalam kebersamaan dan kekeluargaan.
“Insyaallah, kami dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi siap untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Harmoni antara Kota dan Kabupaten Sukabumi selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Meskipun secara administratif berbeda, namun bagi kami Kota dan Kabupaten adalah satu kesatuan, satu keluarga, dan satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, yang menyebut hubungan antara Kota dan Kabupaten Sukabumi sejak dulu terjalin sangat erat. Berbagai pelayanan, termasuk pelayanan kesehatan di rumah sakit, telah dikolaborasikan dengan baik.
“Kurang lebih lima persen pelayanan kita peruntukkan bagi masyarakat kabupaten, sebagai wujud sinergi dan kebersamaan. Dengan suasana seperti ini, hubungan kita menjadi semakin dekat dan solid,” ujar Ayep.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya, berkat kerja keras bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen—Kota Sukabumi berhasil meraih predikat Kota Toleransi nomor satu, bahkan melampaui kota-kota besar lainnya. Ini bukan pencapaian instan, melainkan hasil dari komitmen menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
“Dalam berbagai perayaan hari besar keagamaan, kita selalu hadir bersama, saling menjaga dan mengamankan. Inilah wajah Sukabumi: damai, toleran, dan penuh kekeluargaan,” sebut Wali Kota.
Jenal











