WartaParahyangan.com
SUKABUMI – Camat Lembursitu, Yudi Sutriana, SE, MM, menyebutkan peran Linmas (Perlindungan Masyarakat) tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga siaga dalam penanggulangan bencana, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pengamanan proses pemilu dan dukungan pertahanan negara.
“Saat ini, Linmas tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Lembursitu,” ujar Yudi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Linmas Kecamatan Lembursitu di aula kantor kecamatan setempat, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pembinaan bagi anggota Linmas. “Ini kegiatan rutin, namun kali ini wali kota tidak bisa hadir. Jumlah Linmas 271 orang,” ujarnya.
Menurut Yudi, rakor tersebut menjadi bagian dari program unggulan kepala daerah yang harus dijalankan secara optimal, khususnya dalam memperkuat fungsi pembinaan Linmas di wilayahnya. “Namanya program unggulan, berarti kami jalankan dengan sebaik-baiknya dalam rangka melaksanakan fungsi pembinaan,” kata Yudi.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota Linmas mendapatkan pemahaman terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi), termasuk landasan hukum yang mengatur keberadaan mereka, yakni Permendagri Nomor 84 Tahun 2015.
Yudi juga juga menyampaikan apresiasi kepada wali kota atas dimasukkannya program Linmas sebagai bagian dari RPJMD, termasuk dukungan anggaran bagi insentif RT, RW, dan Linmas yang telah terealisasi.
“Alhamdulillah, insentif RT, RW dan Linmas sudah terbiayai dan dicairkan semua,” ujar Yudi seraya berharap Linmas tetap kompak, bersatu, dan sering bersilaturahmi dengan pihak kepolisian.

Namun demikian, Yudi menyoroti persoalan regenerasi anggota Linmas yang dinilai masih minim. Saat ini, rata-rata usia anggota Linmas 54 tahun ke atas. “Padahal tugas Linmas itu tidak ringan. Perlu ada regenerasi, minimal dari keluarga atau lingkungan terdekat,” tegasnya.
Di sisi lain, terdapat kabar baik bagi anggota Linmas. Saat ini mereka telah mendapatkan jaminan BPJS yang dibiayai dari anggaran kecamatan sebesar Rp10.800 per bulan, sebagai bentuk perlindungan saat menjalankan tugas.
Dalam rakor tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari unsur kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Hanhan, yang mewakili Kapolsek Lembursitu. Ia menjelaskan bahwa peran Linmas juga penting dalam deteksi dini di tempat kejadian perkara (TKP). Linmas dapat membantu mengamankan lokasi sebelum aparat kepolisian tiba.
“Linmas bisa mengamankan lokasi jika ada penemuan mayat atau barang bukti. TKP harus steril dan tidak boleh disentuh pihak yang tidak berkepentingan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu, Linmas juga dapat melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, dengan tetap melibatkan saksi dari pemerintah setempat.
“Jika masih ada tanda kehidupan, boleh ditolong dengan disaksikan aparat setempat,” katanya.
Jenal

















