WartaParahyangan.com
Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi terus melakukan kunjungan lapangan guna memastikan pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan baik dan lancar.
Kepala Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengatakan peninjauan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk melihat secara nyata pelaksanaan program MBG. Kali ini, Senin (2/2/2026), Satgas MBG menyambangi Yayasan Misbahul Aulad.
Menurut Andri, program MBG tidak terlepas dari berbagai dinamika yang berkembang, termasuk adanya sorotan positif maupun negatif. Namun demikian, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan keluarganya.
“Di sini anak-anak mendapatkan sarapan. Bisa jadi ada yang belum sempat sarapan dari rumah,” katanya.
Pembina Yayasan Misbahul Aulad, Muhammad Soleh, menuturkan bahwa tinjauan lapangan sangat penting untuk mengetahui progres dan kualitas pelaksanaan program MBG secara langsung.

“Jika ditemukan kejanggalan, tim bisa langsung memberikan teguran, saran, dan masukan. Kalau hanya berdasarkan laporan, bisa saja kurang akurat. Karena itu, cara terbaik adalah turun langsung ke dapur,” ujarnya.
Sementara itu, Rarisa, salah seorang siswi, mengaku menu makanan yang disajikan terasa enak, meski ada beberapa jenis makanan yang kurang ia sukai. “Enak-enak sih makanannya, cuma ada yang kurang suka seperti telur dan buncis,” katanya.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Een Suhendar mengusulkan pada pengelola MBG agar menu makanan lebih bervariatif. “Saya usulkan untuk menggugah selera makan pada siswa, menu yang disajikan juga harus bervariasi,” ujarnya.
Yang tidak kalah pentingnya adalah faktor ketepatan waktu. “Pernah terjadi, kiriman makanan datang saat para siswa sudah pada pulang. Sedangkan makanan itu tidak bisa dimakan keesokan harinya,” ucapnya.
Jenal

















