Taman Cikiray di Gelanggang Cisaat Sukabumi, Kini Sudah Rapi Kembali

Beginilah penampakkan terakhir Taman Cikiray di Cisaat Sukabumi pasca dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi. Kini, telah asri, bersih dan rapi kembali.

WARTAPARAHYANGAN.COM

SUKABUMI – Taman Cikiray yang dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi tahun 2019 yang terkesan sempat kumuh kini telah asri, bersih dan rapi kembali.  Taman yang lokasinya di belakang Gelanggang Cisaat atau di depan kantor DPD PKS Kabupaten Sukabumi ini dijadikan rumah kedua oleh masyarakat sekitar. Khususnya pada hari Sabtu dan Minggu atau pada hari libur.

        Ditaman itu, masyarakat yang merasa lelah sehabis oleh raga pagi atau siang langsung istirahat menikmati kesejukan taman Cikiray yang dikelilingi oleh pohon-pohon Mahoni yang rindang sambil menikmati jajanan yang ada disekitar taman.

 Sarana yang kini tersedia di taman Cikiray, selain bangku-bangku tembok yang ditata rapih, juga ada tempat bermain untuk anak-anak.  Meski luas taman itu tidak lebih dari 400 meter persegi, namun membuat bangga bagi warga Cikiray desa Sukamanah yang memiliki kawasan hijau yang dulunya semak belukar dan tempat membuang sampah yang tidak terurus.

        “Insya Allah penataan taman Cikiray akan kami tingkatkan pada tahun-tahun anggaran kedepannya. Meski lahannya tidak bisa diperluas karena berbatasan dengan TPSS, tapi penataannya akan kami tingkatkan.  Kami akan menciptakan TPSS yang berbatasan dengan taman Cikiray ini tidak kumuh, dan tidak bau sampah. Intinya harus ramah lingkungan. “kata H. Dedi Chardiman, Kadis Perkim Kabupaten Sukabumi.

         Untuk itu Dedi meminta kepada masyarakat sekitar taman, tetap menjaga dan ikut memelihara taman Cikiray agar tetap asri, hijau dan bersih. “Mari kita tanamkan rasa cinta akan kebersihan dan rasa cinta kepada lingkungan yang asri dan hijau. Jadikan taman itu sebagai rumah kedua masyarakat agar bersih dan tidak kumuh. Terutama tidak boleh membuang sampah sembarangan,“ pungkasnya. 

UJANG S. CHANDRA