WartaParahyangan.com
BANDUNG – Java Mountain Marathon 2026 sukses digelar di Bumi Perkemahan (Buper) Ranca Upas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (26/4/2026). Event lari trail marathon tingkat nasional ini menjadi seri ketiga Mountain Marathon Festival setelah Sembalun Mountain Marathon dan Bali Mountain Marathon.
Sebanyak 213 pelari, termasuk peserta dari luar negeri, menjajal trek menantang yang mengitari kawasan Gunung Patuha. Peserta terbagi dalam tiga kategori jarak: 10 km, 25 km, dan 45 km.
Event Director Java Mountain Marathon, Tense Manalu, menyebut ini pertama kalinya Bandung selatan menjadi tuan rumah. “Seri pertama sudah kita laksanakan Oktober lalu di Sembalun, Lombok, namanya Sembalun Mountain Marathon. Seri kedua Januari di Bali. Nah, untuk Jawa kami pilih Ranca Upas,” ujarnya.

Menurut Tense, trail run punya daya tarik tersendiri. “Biasanya peserta ini sudah biasa lari lintas alam atau pindah dari road ke trail. Karena lari di trail itu seru, menantang, pemandangannya indah,” katanya.
Tense berharap peserta kembali ikut seri selanjutnya di Sembalun, September mendatang, yang sudah masuk kalender event Provinsi NTB.
Site Manager Ranca Upas, Jaka Ismawijaya, mengapresiasi kelancaran acara. “Alhamdulillah hari ini lancar. Pesertanya banyak, ada 213 orang termasuk dari luar negeri. Venue, start, dan finish dipilih di Ranca Upas. Tiket tetap berbayar, dikolektif panitia, dan ada diskon,” jelasnya.
Jaka berharap event serupa bisa lebih selektif dan lebih banyak lagi untuk memajukan destinasi wisata Pacira.

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Camat Rancabali Panpan Risvan Cristiana, S.IP., M.Si., menyebut event ini langsung mengangkat desa wisata Rancabali. “Tadi rutenya melewati Ranca Upas, Kawah Putih, dan tempat wisata lainnya. Menurut panitia, Rancabali memang destinasi yang cocok untuk sport tourism,” katanya.
Panpan menambahkan, Java Mountain Marathon merupakan agenda rutin yang sebelumnya sudah digelar di Bali, Dieng, dan daerah lain. “Informasinya tahun depan kemungkinan kembali lagi ke Rancabali karena treknya dinilai pas untuk lari lintas alam,” ujar Camat.
Java Mountain Marathon 2026 sekaligus membuktikan potensi Rancabali sebagai destinasi sport tourism unggulan di Jawa Barat.
Lily Setiadarma

















