Isi Libur Panjang Akhir Pekan, Kawah Putih Diserbu Wisatawan

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Libur panjang pekan ini dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga dan teman. Salah satu destinasi yang kebanjiran pengunjung adalah Kawah Putih di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, yang kini hadir dengan fasilitas wahana baru.

Site Manager Kawah Putih, Budi Kamal, menyebut jumlah kunjungan pada long weekend kali ini cukup tinggi. Hingga pukul 14.00 WIB saja, tercatat sudah 1.200 pengunjung yang datang.

“Alhamdulillah pengunjung banyak. Kami prediksi puncak kunjungan terjadi Sabtu besok dengan target 2.500 pengunjung per hari,” ujar Budi Kamal kepada wartaparahyangan.com di Rancabali, Jumat (15/5/2026).

Spot yang menjadi favorit pengunjung antara lain Jembatan Apung, Deks Sunan Ibu, dan shelter di plaza. Dari titik-titik ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan danau kawah yang menjadi ikon Kawah Putih.

Pengalaman terbaik didapat jika naik ke puncak Sunan Ibu di ketinggian 2.343 mdpl. Dari sana, wisatawan bisa menyaksikan sunrise sambil menikmati keindahan Kawah Putih dari ketinggian. Trek menuju puncak tergolong ramah untuk pendaki pemula, hanya butuh 15-20 menit menaiki anak tangga dari pintu masuk.

“Meskipun sedikit lelah, pemandangan di puncak terbayar dengan eksotisme Kawah Putih yang menakjubkan,” kata Budi.

Untuk harga tiket, wisatawan dikenakan Rp31.000 per orang. Kendaraan pribadi roda empat dikenakan biaya Rp179.000. Sementara pengunjung yang datang menggunakan bus atau motor bisa menggunakan shuttle ontang-anting dengan tarif Rp31.000 per orang untuk tiket masuk dan Rp32.000 per orang untuk angkutan.

Budi juga mengimbau pengunjung untuk menjaga keselamatan, terutama saat cuaca ekstrem dingin.

“Jangan lupa pakai jaket tebal, dan masker. Keamanan di lapangan dijaga oleh kepolisian wisata dan pam obit. Kami saling berikan edukasi hal yang dilarang dan informasi penting bagi pengunjung,” jelasnya.

Salah satu pengunjung asal Cirebon, Rahajeng Gusti Amparan Wangi, mengaku puas dengan kunjungan pertamanya ke Kawah Putih.

“Saya baru pertama kali ke sini. Danau kawahnya sangat indah, benar-benar anugerah dari Sang Pencipta. Pengunjung bisa turun dan menyentuh air danau. Di sekitarnya juga tumbuh pohon khas gunung merapi, ini sangat langka,” ungkapnya.

Ia berharap bisa kembali lagi ke Kawah Putih bersama keluarga. “Harapan saya suatu saat bisa datang lagi bersama keluarga atau rombongan ke destinasi Kawah Putih yang cantik dan bikin betah ini,” ujar Rahajeng.

Lily Setiadarma

Leave a Reply