Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Anggota, PWRI Kabupaten Bandung Gelar Halal Bihalal

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Sekretariat PWRI Kabupaten Bandung, Jalan Raya Soreang Km 17, Soreang, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat silaturahmi keluarga besar PWRI Kabupaten Bandung sebagai refleksi kemenangan Idul Fitri yang penuh berkah” itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta mengevaluasi program kerja.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua PWRI Kabupaten Bandung H.D. Aulia bersama jajaran pengurus, penasihat, wakil ketua, dan anggota dari berbagai kecamatan, serta tamu undangan dari KSP Nata Buana Pasundan yang turut memberikan sosialisasi program.

Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Daerah PWRI Kabupaten Bandung, Dr. H. Erik Juriara, M.Si., menegaskan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dalam organisasi.

“Dalam suasana Syawal ini, kami atas nama pengurus PWRI Kabupaten Bandung menyampaikan minal aidzin walfaidlzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan in semakin memperkuat solidaritas kita,” ujarnya

Erik juga menjelaskan bahwa PWRI Kabupaten Bandung secara konsisten menggelar pertemuan bulanan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan. Evaluasi ini mencakup berbaga aspek, mulai dari pelaksanaan kegiatan hingga penguatan struktur organisasi.

Bahkan, kata Erik, PWRI kini telah membentuk kepengurusan di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. “Kami juga sudah membentuk kepengurusan di sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Inspektorat, Dinas PUTR, dan BKPSDM. Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan ini,”‘ jelasnya

Selain itu, PWRI Kabupaten Bandung juga telah melakukan pendataan anggota secara digital. Hingga 2025, sebanyak 1.547 anggota tercatat dalam sistem yang terintegrasi dengan PWRI pusat.

Data tersebut mencakup pensiunan dari kementerian, lembaga non-kementerian, BUMN pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah /yang berdomisili di Kabupaten Bandung. Dengan demikian, organisasi memiliki basis data yang kuat untuk pengembangan program

Selain pendataan, PWRI juga menghadirkan inovasi berupa kartu tanda anggota multiguna. Kartu tersebut terintegrasi dengan layanan perbankan Bank BJB dan memiliki berbagai fungsi.

“Kartu ini tidak hanya sebagai identitas anggota tetapi juga bisa digunakan untuk transaksi ATM dari mendapatkan diskon transportasi, termasuk kereta api hingga 30 persen,” tambah Erik

Dewan Penasihat PWRI Kabupaten Bandung, Drs. H. Bambang Budi Raharjo, M.Si., menilai kondisi organisasi saat ini sangat kondusif. “Kami melihat PWRI Kabupaten Bandung berkembang dengan baik. Kegiatan berjalan aktif dan koordinasi antar pengurus juga terjaga,” ujarnya.

la juga mengingatkan pentingnya rasa syukur diusia para anggota yang mayoritas di atas 60 tahun. Bahkan, beberapa anggota telah mencapai usia lebih dari 80 tahun. “Momentum ini mengajarkan kita untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama organisasi,” katanya

Sementara itu, Ketua KSP Nata Buana Pasundan, Sutrisno KP, menjelaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya menawarkan layanan pembiayaan yang fleksibel khususnya bagi pensiunan. Bahkan, koperasi mampu memberikan pinjaman hingga usia 80 tahun.

“Kami berharap bisa bekerja sama dengan PWRI Kabupaten Bandung. Kami ingin mendukung kesejahteraan anggota melalui akses pembiayaan yang mudah,” ujarnya

Sutrisno menyebutkan bahwa koperasi menyediakan pinjaman hingga Rp200 juta dengar tenor maksimal 10 tahun. Skema ini dirancang untuk membantu kebutuhan anggota, baik untuk kesehatan, keluarga, maupun kebutuhan lainnya.

Diharapkan, kolaborasi antara PWRI dan KSP Buana Pasundan dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota. Terlebih, keterbatasan akses perbankan bagi pensiunan usia lanjut menjadi tantangan tersendiri.

Lily Setiadarma

Leave a Reply