WartaParahyangan.com
BANDUNG – Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di lapangan SMPN 1 Ciwidey, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/3/2026).
Sejak pagi, ratusan umat muslim dari Rukun Warga (RW) 01 Babakan Tiga, (RW) 02 Pamekarsari dan dari wilayah sekitar berbondong-bondong menuju lapangan sekolah SMPN 1 Ciwidey untuk melaksanakan Salat Ied sebagai penanda hari kemenangan usai menjalani ibadah puasa selama kurang lebih satu bulan.
Tokoh masyarakat Ciwidey, Uep Saefulrohman, SH.I., mengucapka rasa syukur atas pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di lapang SMP N 1 Ciwidey sukses, lancar dan mustaminya cukup banyak, sekitar 1.500 jamaah dari 2 ke RW-an ditambah dari RW Pasirtilil, Neglasari, dan Ciseupan.
“Terima kasih kepada kepala sekolah yang sudah memberikan izin tempat untuk pelaksanaan Salat Id tiap tahun, mudah-mudahan tempat ini berkah dan maju, sukses untuk tempatnya atau kepala sekolahnya, guru-gurunya serta untuk kita semua mudah-mudahan ada berkah dari Allah SWT,” ujar Uep kepada wartaparahyangan.com di lapangan tersebut.

Sementara itu, khatib Salat Id, Ustadz Erif Tajul Arifin, S.Ag., dalam khutbahnya menyampaikan, Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, tapi juga momentum untuk memupuk silaturahmi di tingkat masyarakat, sehingga nantinya akan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Karena itu, kata Ustad Erif, kita jangan mau dipecah-belah, jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Itu jadi tantangan bagi kita, apalagi negara sudah mencanangkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Tantangan besar sebenarnya bagi kita, lanjut Ustad Erif, bagaimana menjaga generasi kita agar bisa mencapai Indonesia Emas 2045 di tengah begitu banyak tantangan yang kita hadapi saat ini. Maka dari itu, kepada generasi sekarang, carilah ilmu setinggi mungkin.
“Mudah-mudahan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, mendapatkan tahun keemasannya,” harap khatib.
Lily Setiadarma











