WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dengan membuka ruang dialog bersama para pemangku kepentingan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di aula RSUD setempat, Kamis (23/4/2026).
Direktur RSUD Al-Mulk, Deni Purnama, mengatakan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan yang adaptif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, unsur pentahelix seperti masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media dilibatkan dalam forum tersebut.
Menurut Deni, berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan peningkatan layanan, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia.
Dalam kegiatan tersebut, RSUD Al-Mulk menghadirkan puluhan perwakilan FKP dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi yang selama ini menjadi bagian dari jejaring pelayanan kesehatan. Diskusi berlangsung interaktif dengan sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama.

Salah satu yang mencuat adalah keterbatasan kapasitas tempat tidur. Saat ini RSUD Al-Mulk memiliki 53 tempat tidur termasuk ICU dan ruang isolasi, dengan ruang rawat inap sebanyak 43 tempat tidur. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian seiring tingginya kebutuhan layanan.
Selain itu, penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan tenaga dokter spesialis. Saat ini beberapa layanan spesialis telah tersedia, dan dalam waktu dekat akan ditambah dengan layanan spesialis mata, paru, serta bedah mulut guna melengkapi kebutuhan pelayanan medis.
Deni menambahkan, posisi RSUD Al-Mulk yang berada di wilayah perbatasan menjadikannya sebagai salah satu rujukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi dengan jangkauan layanan yang cukup luas.
Jenal











