WartaParahyangan.com
SUKABUMI – Warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, memadati Lapang Sepakbola Bojong di Desa Bojong, kecamatan setempat, Selasa (10/3/2026). Mereka datang untuk membeli sembako murah di Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang dijadwalkan selama tiga hari hingga 12 Maret 2026.
Bazar yang inisiasi Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi itu secara resmi dibuka Bupati Sukabumi H. Asep Japar, serta dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah. Di bazar ini dijual kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga di pasar, mulai dari telur ayam, beras, minyak goreng, sayuran hingga buah-buahan.
Tak hanya itu, Bazar Ramadan juga diramaikan dengan penjual berbagai produk dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kecamatan Cikembar.
Salah seorang bazar, Imas (35), mengaku sengaja datang dari Kampung Bungurpandak untuk berbelanja kebutuhan rumah. Salah satunya telur yang dianggap sangat murah jika dibandingkan di warung biasa.

Hal senada disampaikan Tina. Menurut warga Bojong ini, semua produk yang dijual di bazar sangat murah, baik itu beras, telur, maupun minyak goreng. “Harganya murah. Bila perlu ada terus (bazar), sebab harganya murah-murah,” ucapnya.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Lapang Bojong merupakan titik strategis masyarakat, sehingga bazar tersebut sengaja dilaksanakan di tempat ini. “Aksesnya mudah dan strategis, sehingga ini menjadi pilihan tepat untuk mengadakan bazar,” ungkap Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan bazar ini sebagai ajang promosi untuk memperluas jejaring usaha agar lebih dikenal luas. “Manfaatkan bazar ini sebagai ajang peningkatan kualitas produk dan mempromosikan secara lebih luas,” ajaknya.
Selain itu, kepada masyarakat Bupati juga mengajak untuk membeli produk lokal. Hal itu sebagai bentuk dukungan untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. “Mari kita cintai dan beli produk lokal. Dengan membeli produk lokal, kita berpartisipasi menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Asep Japar.

Bupati juga menginformasikan program pemerintah daerah, yakni pemberian kredit tanpa bunga bagi pelaku UMKM melalui produk yang ada di BPR Sukabumi. “Ada program pemberian kredit permodalan tanpa bunga melalui BPR Sukabumi. UMKM bisa memanfaatkan program itu,” katanya
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni mengatakan, bazar ini akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung 10-12 Maret 2026, dengan melibatkan 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor.
“Berbagai produk ada di sini, baik produk makanan, kerajinan tangan, hingga busana. UMKM yang terlibat di sini ialah hasil pelaku usaha lokal Kabupaten Sukabumi,” sebut Tarsoni.
Ujang S. Chandra











