Pemprov Jabar Perluas Kolam Labuh Kawasan Pelabuhan Jayanti, Bupati Cianjur Berharap Kesejahteraan Nelayan Meningkat

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Keinginan ratusan nelayan Jayanti, Kecamatan Cidaun, dan umumnya nelayan Cianjur selatan, untuk memiliki pelabuhan yang lebih representatif, tahun ini tampaknya akan segera terwujud.

Sebab, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar, akan segera memperluas kolam labuh di kawasan pelabuhan satu-satunya di Kabupaten Cianjur itu.

“Alhamdulillah, keinginan kita bersama untuk memiliki kolam labuh yang lebih luas, akan segera terwujud,” ujar Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian di hadapan para nelayan Jayanti saat meninjau pelabuhan Jayanti, seusai mengikuti audensi masyarakat dengan jajaran DKP Jabar di Kantor Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Jayanti, Kecamatan Cidaun, Senin (27/4/2026).

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan itu, Kepala DKP Jabar Rinny Cempaka beserta jajaran, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Cidaun Gagan Rusganda dan unsur Forkopimcam Cidaun.

Bupati mengakui, luas kolam labuh saat ini jauh dari memadai, sehingga banyak perahu nelayan ditambatkan di luar kolam labuh. Akibatnya sering terjadi perahu nelayan terbalik dan rusak terkena ombak besar Samudera Indonesia terutama di musim pancaroba.

“Insya Allah hal itu nanti tidak terjadi lagi, karena kolam labuh akan diperluas hingga sepuluh kali lipat, sehingga dapat menampung semua perahu nelayan,” kata dr. Wahyu.

Kondisi kolam labuh di Pelabuhan Jayanti saat ini yang sudah tidak mampu menampung semua perahu nelayan setempat. Foto – screenshot dari Ig@dr.mohammadwahyuferdian

Bupati berharap proses perluasan kolam labuh Kawasan Pelabuhan Jayanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan sektor kelautan melalui sinergi dengan pemerintah provinsi dan masyarakat setempat. Diharapkan kehadiran Kawasan Pelabuhan Jayanti dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat sektor perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Cianjur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan DKP Jabar atas rencana perluasan kawasan Pelabuhan Jayanti.

Ia juga berpesan kepada para nelayan setempat agar menjaga fasilitas yang akan dibangun pemerintah tersebut. “Mari kita jaga kebersihan pelabuhan ini, kita rawat fasilitas yang telah dibangun agar bermanfaat dalam waktu yang lama,” ajak Bupati Cianjur.

Kepala DKP Jabar Rinny Cempaka, saat beraudensi dengan para nelayan, menyampaikan bahwa Kabupaten Cianjur dipilih sebagai lokasi pembangunan kawasan pelabuhan karena memiliki potensi besar di sektor perikanan.

Potensi tersebut, kata Rinny, sangat strategis untuk dikembangkan guna meningkatkan perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir Cianjur selatan.

Camat Cidaun Gagan Rusganda (tengah) saat mengikuti rakor perluasan kolam labuh Pelabuhan Jayanti. Foto – Ig@roesganda

Sementara itu, Camat Cidaun Gagan Rusganda, ketika dimintai penjelasannya melalui jejaring WhatsApp, Rabu (29/4/2026), mengungkapkan saat ini tercatat 1.250 perahu nelayan yang melaut melalui Pelabuhan Jayanti. Sedangkan jumlah nelayannya itu sendiri tercatat 3.150 orang.

Gagan juga mengakui, ketika cuaca ekstrim, banyak perahu nelayan terbalik dan rusak. Misalnya pada Maret 2024, sebanyak 31 perahu nelayan rusak berat akibat badai laut. Kemudian pada akhir Juli 2025, sebanyak 61 perahu rusak dan hilang terbawa gelombang besar. Juga September 2025, sebanyak 25 perahu nelayan rusak.

Hal itu antara lain karena tidak semua perahu nelayan bisa masuk ke kolam labuh, sehingga perahu yang berlabuh di luar kolam labuh, rawan terkena badai laut disaat cuaca ekstrim.

“Daya tampung kolam labuh saat ini sekitar 250 perahu. Kalau nanti sudah diperluas diprediksi dapat menampung 1.500 perahu. Jadi kalau cuaca ekstrim, semua perahu nelayan bisa berlabuh di tempat yang aman,” ujar Gagan.

Ia juga berharap, pengembangan kawasan Pelabuhan Jayanti dapat meningkatkan perekonomian masyarakat baik di sektor perikanan tangkapan nelayan maupun sektor lainnya seperti UMKM dan pariwisata.

Asep R. Rasyid

Leave a Reply