Sekilas Aktivitas Mantan Bupati Cianjur Herman Suherman di Jamaras Agro Farm

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Seusai menjalankan tugasnya sebagai Bupati Cianjur, awal tahun 2025, H. Herman Suherman tampak “enjoy” menikmati kesehariannya di Jamaras Agro Farm, yang terletak di kaki Gunung Gede, tepatnya di Kampung Jamaras, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Jamaras Agro Farm yang berada di bawah naungan Yayasan Al Muchlas (nama yang diambil dari nama ayah Anita Sincahyani, istri Herman Suherman) itu merupakan lahan perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan, yang sekaligus juga menjadi tempat healing/rekreasi, spot game, dan camping ground. Bahkan di lokasi yang berudara sejuk itu tersedia tiga penginapan.

Di situlah mantan Bupati Cianjur Herman Suherman sering berada. Terkadang terlihat sedang memberi pakan ternak-ternak peliharaannya, atau ikut menanam sayuran bersama para pegawainya. Terkadang pula ia bersama istri tercinta, Anita Sincayani, tampak berbaur dengan masyarakat setempat yang healing di Jamaras Agro Farm.

Memang, di setiap akhir pekan, Minggu, Jamaras Agro Farm dibuka untuk umum dari jam 06.00 hingga 11.00 WIB. Di sana para pengunjung bisa berkeliling di area peternakan dan bisa memberi pakan kepada hewan ternak yang beraneka ragam, mulai dari rusa, kuda, sapi, kambing, kelinci, hingga burung.

Herman Suherman di kantor Jamaras Agro Farm, Cugenang, Cianjur.

Pada hari Minggu pula dibuka stand bazar dari para pelaku UMKM dari sekitar Desa Sarampad. Ini salah satu upaya Herman Suherman dalam mengembangkan perekonomian warga setempat. Begitu juga para pekerja Jamaras Agro Farm, semuanya diambil dari warga setempat, sehingga kehadiran agro farm tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Selain masyarakat lokal, Jamaras Agro Farm pun sering dikunjungi mahasiswa, misalnya dari IPB Bogor, untuk menimba ilmu, atau bertukar saran serta informasi tentang cara tata kelola agro farm sebagai salah satu upaya yang dapat menopang sumber daya pangan, ketahanan pangan, dan swasembada pangan lokal.

Salah satu yang kerap menjadi perhatian mahasiswa yang berkunjung ke Jamaras Agro Farm adalah penggunaan pupuk alami. Tanaman yang ada di sana semuanya dipupuk dengan menggunakan pupuk alami, dan pupuk alami ini diperoleh dari kohe (kotoran hewan) yang dipelihara di Jamaras Agro Farm.

Herman pun mengaku senang menjalani rutinitas yang dilakukannya sekarang di Jamaras Agro Farm; rutinitas yang disebutnya bermanfaat bagi orang-orang banyak, dan bermanfaat untuk Cianjur.

Lazuardy Wiwaha