WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengajak para pelaku UMKM untuk berani memperluas jaringan usaha dan membuka peluang ekspor ke luar negeri.
Hal itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri kegiatan Roadshow Goes to Sukabumi Trade Expo Indonesia yang digelar di Ruang Pertemuan Bank BJB Kota Sukabumi, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Mesir, analis perdagangan Kementerian Perdagangan, atase perdagangan, GM PT Debindo, Kepala Bank BJB Cabang Sukabumi, Asisten Daerah III, Kepala Dinas KUMKM, Ketua Umum UMKM Go Ekspor, serta penasihat Muda Visioner Penggerak Nasional.
Dalam sambutannya, Ayep berbagi pengalaman panjangnya di dunia usaha yang telah digelutinya sejak tahun 1994. Pengalaman ekspor pertamanya dimulai pada 1997 ke Jepang. Produk usahanya saat itu berhasil masuk ke sejumlah perusahaan dan wilayah di Jepang seperti Kawasaki dan Mitsubishi.
“Alhamdulillah sampai sekarang usaha masih berjalan dan sudah ekspor ke 13 negara, termasuk Mesir,” ujarnya.
Ia menilai Kota Sukabumi memiliki potensi besar dalam pengembangan produk ekspor. Pemerintah Kota Sukabumi sendiri, kata dia, saat ini sudah mulai mengekspor kopi ke Mesir dan tengah mempersiapkan pembangunan pabrik guna mendukung penguatan sektor ekspor daerah.
Menurut Ayep, kunci utama membangun usaha bukan semata mengejar keuntungan besar, tetapi bagaimana membangun koneksi dan menjaga relasi bisnis. Karena jaringan usaha sangat penting bagi perkembangan UMKM, terutama untuk membuka akses pasar yang lebih luas hingga ke luar negeri.

Dalam kesempatan itu, Ayep juga menceritakan kebiasaannya mengikuti berbagai pameran dan kegiatan yang digelar Kementerian Perdagangan. Dari kegiatan tersebut, ia mendapatkan banyak pengalaman serta memperluas jaringan usaha. “Pameran itu bukan hanya jualan, tapi tempat belajar dan mencari relasi,” katanya.
Ayep turut memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar tidak minder meski berasal dari keluarga sederhana. Ia mengaku membangun usaha dari nol tanpa dukungan modal besar maupun warisan keluarga.
Untuk mengembangkan bisnisnya, ia aktif mencari peluang bantuan melalui program CSR dan bantuan pemerintah. Bahkan, dirinya mendatangi berbagai perusahaan dan instansi untuk mendapatkan dukungan modal usaha.
Dari upaya tersebut, ia berhasil memperoleh bantuan dana usaha mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ia pun berpesan agar para pelaku UMKM tidak hanya menunggu bantuan datang, tetapi harus aktif mencari informasi, membangun relasi dan berani mengambil peluang usaha. “Kesuksesan itu harus dijemput, bukan ditunggu,” tegas Wali Kota.
Ia juga saat ini dirinya ingin lebih fokus membantu masyarakat dan mendorong kemajuan UMKM di Sukabumi melalui pengalaman yang dimilikinya selama puluhan tahun di dunia usaha.
Kepala Cabang Bank Jabar Kota Sukabumi Mochamad Reza menjelaskan, kegiatan tersebut bukan hanya sekedar seminar dan forum diskusi tetapi sebagai langkah nyata untuk membuka aspek pasar global bagi produk-produk unggulan UMKM Sukabumi.
“Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha mendapatkan pemahaman mengenai peluang ekspor standar produk internasional, strategi branding, business matching hingga jaringan dengan buyer dan investor,” katanya.
Jenal











