WartaParahyangan.com
BANDUNG – Di balik sejuknya udara pegunungan Bandung selatan, Agrowisata Walini terus menegaskan diri sebagai destinasi wisata yang tak sekadar indah, tetapi juga bermakna.
Dikelola oleh Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII, destinasi yang berada di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung ini menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan pesona alam, edukasi pertanian, dan rekreasi keluarga dalam satu harmoni yang memikat.
Lokasinya yang dikelilingi hamparan kebun teh yang hijau membentang, menawarkan lebih dari sekadar panorama.
Setiap sudutnya mengajak pengunjung untuk terhubung dengan alam—mulai dari menyusuri kebun teh, mengenal proses budidaya tanaman, hingga merasakan langsung denyut kehidupan para petani. Sebuah pengalaman otentik yang jarang ditemukan di tengah hiruk-pikuk perkotaan.

Sentuhan profesionalisme Puskopkar PTPN VIII menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kawasan ini. Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan, berbagai fasilitas terus dihadirkan untuk menjawab kebutuhan wisatawan modern—mulai dari akomodasi bernuansa alami, wahana ramah keluarga, hingga spot-spot estetik yang siap mempercantik setiap momen.
Menurut Manajemen Puskopkar PTPN VIII, Agrowisata Walini lebih dari sekadar destinasi wisata, tapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadirannya membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, menghadirkan ragam kuliner khas hingga produk kerajinan yang memperkaya pengalaman wisata. Kolaborasi ini menjadikan Walini sebagai contoh nyata pariwisata berkelanjutan yang inklusif.
Ke depan, Puskopkar PTPN VIII berkomitmen membawa Agrowisata Walini melangkah lebih jauh sebagai destinasi unggulan berkelas nasional, tanpa meninggalkan akar budaya dan kelestarian lingkungan. Dengan potensi yang terus digali dan dikembangkan, Walini siap menjadi ikon kebanggaan Jawa Barat yang memikat hati setiap pengunjung.
Ayo, rasakan sendiri keindahan dan kehangatan pengalaman di Agrowisata Walini Ciwidey—di mana alam, edukasi, dan kebersamaan bertemu dalam satu cerita.
Lily Setiadarma











