Dorong Kemandirian Warga, Wali Kota Sukabumi Salurkan Bantuan 12 PAS

WartaParahyangan.com

KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyalurkan bantuan program 12 PAS kepada warga Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Rabu (29/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Pimpinan Cabang BJB Kota Sukabumi Mochamad Reza, Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi Asep Suhendrawan dan Camat Citamiang Aries Ariandi.

Bantuan yang diberikan kepada 13 penerima manfaat itu tidak sekedar berupa sembako dan uang tunai masing-masing Rp1 juta, tetapi juga perlengkapan usaha seperti kompor gas dan dandang yang langsung dapat digunakan untuk berjualan. Karena memang program 12 PAS tersebut bertujuan untuk mendorong kemandirian masyarakat.

“Fokusnya kita geser ke penguatan usaha kecil, seperti pedagang bubur dan jajanan pasar, supaya ada peningkatan penghasilan,” ujar Ayep.

Selain bantuan langsung, Pemkot juga mengembangkan pembiayaan mikro melalui program Qardul Hasan. Skema ini memberikan pinjaman tanpa bunga dengan nilai antara Rp250 ribu hingga Rp1 juta, tanpa potongan. Hingga saat ini, jumlah penerima manfaat telah mencapai 2.300 orang, dengan penambahan rata-rata 400 sampai 500 orang setiap bulan.

“Ini berbasis dana sosial dari wakaf, infak, dan sedekah. Jadi seluruhnya kembali untuk masyarakat,” katanya.

Camat Citamiang Aries Ariandi.

Penentuan penerima dilakukan melalui RT dan RW sebagai basis penguatan ekonomi lingkungan. Pada tahap awal, setiap RT mengusulkan dua warga, dengan target bertahap hingga 10 orang per RT.

Data hingga April 2026 menunjukkan, total penerima bantuan Program 12 PAS telah mencapai sekitar 185 orang. Pelaksanaannya turut dipantau oleh pekerja sosial melalui Dinas Sosial guna memastikan keberlanjutan program.

Pendanaan program berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD hingga kolaborasi dengan sejumlah lembaga seperti Bank BJB, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Telkom Indonesia, serta BAZNAS setempat.

Sementara itu, Camat Citamiang Aries Ariandi menyebut, program ini menjadi bentuk konkret perhatian pemerintah kepada masyarakat. Selain bantuan utama, terdapat pula dukungan lain seperti bantuan pendidikan, modal usaha, hingga program gerebek UMKM.

“Di Tipar ada 13 penerima pada tahap ini. Ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya di Kelurahan Cikondang dan berikutnya akan dilanjutkan ke wilayah Citamiang,” ujarnya.

Ia berharap cakupan program terus diperluas agar semakin banyak warga yang terbantu dalam meningkatkan taraf ekonomi mereka.

Jenal

Leave a Reply