Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Cianjur Perbaiki Saluran Irigasi Pertanian

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Menghadapi potensi kemarau panjang tahun ini yang diperkirakan terjadi mulai Juni hingga Oktober, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memperbaiki sejumlah saluran irigasi agar produksi pertanian, khususnya padi sawah, tetap terjaga.

Hal itu disampaikan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat memimpin kegiatan Gotong Royong Lobaan (Gorol) perbaikan saluran irigasi di Kampung Babakansirna, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Cianjur selatan, Rabu lalu.

“Menghadapi kemungkinan terjadinya kemarau panjang, yang diperkirakan mulai Juni hingga Oktober, kita memperbaiki sejumlah irigasi di berbagai tempat di Kabupaten Cianjur. Salah satunya di Desa Parakantugu. Irigasi ini akan mengairi sekitar 580 hektar pesawahan yang dikelola warga di sini,” ujar dr. Wahyu di lokasi saluran irigasi tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat bersama unsur pemerintah desa, kecamatan, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR), tampak bersemangat berjibaku memperbaiki saluran irigasi yang cukup vital bagi warga setempat.

“Keberadaan irigasi menjadi sangat penting untuk membantu petani menjaga produktivitas pertaniannya, terlebih disaat kemarau,” kata Bupati Cianjur seraya menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen membangun infrastruktur pertanian yang memadai, salah satunya irigasi, untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat turun langsung dalam kegiatan Gorol pengecoran rabat beton jalan desa di Kampung Babakansirna, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Cianjur selatan, Rabu lalu.

Seusai memimpin perbaikan irigasi, di kampung yang sama Bupati Cianjur selanjutnya mengikuti Gorol pengecoran rabat beton jalan desa bersama masyarakat, aparat pemerintah desa, pemerintah kecamatan, BPBD, dan PUTR. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Bupati pun turun langsung bergotong royong bersama warga sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa. Kehadiran Bupati juga menjadi wujud komitmen Pemkab Cianjur dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok wilayah.

Dalam Gorol tersebut, dilakukan pengecoran jalan sepanjang 130 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Infrastruktur jalan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas perekonomian, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Hatur nuhun (terima kasih) kepada seluruh warga yang turun langsung bergotong royong, karena pembangunan yang kuat lahir dari kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sendiri. Semoga jalan yang lebih baik ini membawa manfaat, keselamatan, dan kemudahan aktivitas masyarakat setiap hari,” kata Bupati.

Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan Gorol tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

Asep R. Rasyid

Leave a Reply