WartaParahyangan.com
BANDUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung terus bergulir di tiap kecamatan. Salah satu sekolah penerima manfaat, SMPN 1 Ciwidey, melaporkan pembagian MBG berjalan aman dan tertib setiap hari.
SMPN 1 Ciwidey yang berlokasi di Jalan Babakan Tiga, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, menyalurkan MBG untuk 1.348 orang yang terdiri dari siswa dan guru. Pembagian dilakukan pada jam istirahat pertama agar makanan tidak basi.
Wiwin Kuraesin, S.Pd., guru SMPN 1 Ciwidey, menjelaskan teknis pembagian MBG di sekolahnya. “Alhamdulillah pembagian MBG selalu aman tiap harinya. Kami punya tim yang membagikan ke anak-anak, lalu rantangnya dihitung lagi. Tiap kelas juga ada koordinator,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Untuk menjaga kualitas, pihak sekolah rutin mengisi formulir uji organoleptik dari SPPG Lebakmuncang 003. Penilaian meliputi rasa, warna, aroma, dan tekstur nasi.
“Sejauh ini respons dari kepala SPPG dan ahli gizinya bagus sekali. Menu sekarang banyak perubahan, siswa bilang enak terus. Ini juga mengajari anak agar makannya tidak mubazir,” ungkap Wiwin.
Ia menyebut dampak positif MBG cukup terasa. “Anak-anak kalau makan bilangnya ‘Bu enak, terima kasih’. Dulu mereka bekal nasi terus jajan, sekarang sudah berkurang,” katanya.

Hal senada disampaikan siswa kelas 8, Maulinda Nur Azizah. “Senang soalnya sekarang setiap hari dikasih. Alhamdulillah tidak terlalu buat jajan, jadi mengurangi pengeluaran uang. MBG-nya enak-enak, sekarang sudah ada perubahan di menu dari awalnya kurang jadi lumayan,” katanya.
Siswa lainnya, Chintya Anjani, juga merasakan manfaat serupa. “Seneng banget karena pengeluaran berkurang, kenyang pas istirahat, terus menunya enak-enak sekarang,” tuturnya.
Program MBG di SMPN 1 Ciwidey menjadi contoh pelaksanaan yang melibatkan koordinasi guru, siswa, dan SPPG untuk memastikan makanan bergizi tersalur tepat waktu dan tepat sasaran.
Lily Setiadarma

















