Disdik Kabupaten Bandung Gelar Bimtek, Dorong Guru PAUD Adaptif terhadap Metode Pembelajaran Abad Ke-21

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung melalui Bidang PAUD dan Pengendalian Perizinan Pendidikan Disdik menggelar kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru bertema “Mendorong Transformasi Metode Pembelajaran Abad Ke-21 yang Inovatif.”

Bimtek yang dibuka oleh Kepala Disdik Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, S.Sos., M.Si. itu berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (25-28/11/2025) di Aula Ahadiat Hotel dan Bungalow Kota Bandung, serta diikuti 96 guru PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.

Dalam paparannya, Kepala Disdik Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, S.Sos., menyebutkan wajib belajar 13 tahun, ini tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo dan visi misi Bupati Bandung.

“Jadi kebijakan pemerintah sudah jelas: wajib belajar 13 tahun. Yang 1 tahun itu di usia pra-sekolah, di usia 5-6 tahun dimana memang garda terdepannya adalah PAUD, TK dan sederajat. Salah satu intervensi Pak Bupati dengan adanya wajib belajar 13 tahun ini adalah bagaimana menguatkan jenjang pendidikan PAUD ini,” tuturnya Asep.

Salah satunya, lanjut Asep, adalah kebijakan pemberian beasiswa untuk S1 bagi para guru PAUD dengan kriteria-kriteria tertentu, sehingga mereka memiliki kapasitas yang sesuai dengan regulasi, minimalnya memiliki ijazah jenjang pendidikan S1.

Disdik pun, kata Asep, berusaha mendorong legalitas lembaga PAUD, yang di Kabupaten Bandung ada sekitar 1980-an. “Masih ada beberapa PAUD yang belum memiliki perizinan. Karena itu kami dorong agar perizinan segera ditempuh, dan itu mudah,” kata Kadisdik.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pengendalian Perizinan Pendidikan Disdik Kabupaten Bandung, Dr. Hj. Iis Suryatini, M.Ag., menjelaskan bahwa bimtek yang menghadirkan narasumber dari praktisi dan akademisi PAUD itu bertujuan membekali guru dengan kompetensi untuk mengimplementasikan metode pembelajaran inovatif dan berbasis teknologi yang sesuai dengan tuntutan Abad ke-21.

Karena itu dalam bimtek disampaikan materi pokok menyangkut Koding & AI yang didalamnya dibahas tentang literasi digital, koding dasar, dan pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai alat bantu dan pengembang kreativitas siswa.

Kabid PAUD dan Pengendalian Perizinan Disdik Kabupaten Bandung, Iis Suryatini.

Kemudian, Strategi Perencanaan & Proses Pembelajaran. Materi ini berfokus pada penyusunan RPP efektif, berpusat pada siswa, dan berbasis pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menumbuhkan berpikir kritis.

Lalu, Gizi & Karakter. Materi ini berfokus pada pemahaman tentang pentingnya gizi (terkait program Makan Bergizi Gratis) sebagai penunjang kognitif, serta penguatan Pendidikan Karakter (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat). Dan materi terakhir adalah Media Pembelajaran PAUD, yang merupakan panduan spesifik bagi guru PAUD dalam memilih dan memanfaatkan media yang interaktif dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.

“Kita berharap dengan bimtek ini para guru mampu mengubah kelas menjadi lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan relevan melalui penguasaan teknologi dan metode pembelajaran modern, serta mampu menyiapkan anak menghadapi tantangan 2045,” ujar Iis Suryatini.

Lily Setiadarma

Leave a Reply

News Feed