WartaParahyangan.com
CIANJUR – Para atlet dari Kabupaten Cianjur yang akan turun pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, mengikuti tes kesehatan dan tes fisik yang dipusatkan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Panembong, Cianjur, mulai 11-13 Mei 2026.
Tes kesehatan dan fisik yang difasilitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur itu diikuti 334 atlet dari 40 cabang olahraga (cabor). Mereka terdiri dari 212 atlet laki-laki dan 122 atlet perempuan.
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran KONI Kabupaten Cianjur yang sudah memfasilitasi tes kesehatan dan fisik bagi para atlet yang akan berlaga pada Porprov XV Jawa Barat.
“Langkah ini penting untuk mengukur fisik dan kesehatan para atlet,” tegas Bupati dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur dr. I Made Setiawan, Direktur RSUD Sayang Cianjur, perwakilan dari Unsur Cianjur dan Bank Jabar.
“Kami atas nama Pemkab Cianjur mengucapkan terima kasih kepada KONI, para atlet, pelatih, maupun ofisial. Semoga, pada Porprov Jabar nanti, Kabupaten Cianjur bisa menorehkan prestasi,” sambung Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Cianjur juga menyerahkan insentif bagi para atlet dan pelatih. Insentif yang akan diberikan selama 7 bulan ke depan itu secara simbolis diserahkan kepada perwakilan atlet dan pelatih. Mereka menyambut gembira dan suka cita adanya insentif tersebut.
“Alhamdulillah, insentif ini harus jadi penyemangat. Semoga Cianjur Era Baru pada dunia olahraga bisa terwujud. Cianjur istimewa,” kata dr. Wahyu yang juga turut memeriksa kesehatan sejumlah atlet.
Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, menyebutkan tes kesehatan dan fisik dipandang penting untuk memantau sejauh mana performa atlet menghadapi Porprov nanti. Tes melibatkan para ahli atau pakar di bidangnya masing-masing.
“Alhamdulillah, mulai hari ini kami memfasilitasi pelaksanaan tes kesehatan dan tes fisik bagi para atlet yang akan menghadapi Porprov Jabar XV/2026 nanti,” kata Beny.
Ia berpesan agar para atlet bisa menjalani tes fisik dan kesehatan ini dengan sungguh-sungguh. Sebab, perfoma fisik sangat dibutuhkan pada pencapaian olahraga prestasi. “Target kami pada Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini tentu harus dibarengi dengan performa fisik dan kesehatan yang bagus,” ucapnya.

Beny juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Cianjur atas pemberian insentif untuk atlet dan pelatih tersebut. Karena menurutnya, insentif bisa menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih agar bisa memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Cianjur.
Ketua pelaksana, Dr. Eneng Fitri Amalia, mengatakan tes kesehatan dan fisik merupakan tahapan penting bagi seorang atlet. Tes fisik meliputi pengukuran antropometri, kekuatan otot, daya tahan, kardiovaskular, kelincahan, ketepatan, dan fleksibilitas untuk memantau performa.
“Sementara tes kesehatan untuk memastikan kondisi agar selalu prima, memantau tingkat kebugaran, dan mencegah risiko cidera sebelum bertanding. Tes fisik dan kesehatan merupakan komponen fundamental manajemen atlet profesional,” kata Fitri.
Pelaksana teknis tes kesehatan melibatkan tim kesehatan Dinas Kesehatan dan RSUD Sayang Cianjur. Sedangkan tes fisik melibatkan tim teknis dari Unsur Cianjur dibantu 8 orang dosen tenaga ahli serta 20 orang mahasiswa.
“Terima kasih atas partisipasi semua pihak yang sudah berkolaborasi untuk kemajuan olahraga prestasi di Kabupaten Cianjur,” katanya.
Asep R. Rasyid

















